Stefano Pioli Bela Kekalahan Milan Kontra Napoli

Stefano Pioli Bela Kekalahan Milan Kontra Napoli

Stefano Pioli Bela Kekalahan Milan Kontra NapoliStefano Pioli bela performa Milan sesudah kekalahan kandang dari Napoli, bersikukuh jika itu adalah yang terbaik mereka dalam soal invasi, intensif,dan konsentrasi, tapi tidak bisa pahami kenapa gol Franck Kessie dibatalkan.

AC Milan tidak berhasil memotong jarak dengan pucuk klassemen yang terkuasai pesaing se-kota mereka Inter Milan selesai menerima kekalahan 0-1 dari kompetitor gelar yang lain Bandar Slot Bet Terkecil Napoli di pertandingan kelanjutan Liga Italia pada Senin (20/12) pagi hari WIB di San Siro.

Laga ditetapkan oleh gol tunggal Eljif Elmas yang menyongsong tendangan sudut Piotr Zielinski dengan tandukan di tiang dekat di awal set pertama kali yang memungkinkannya Partenopei menyamakan point Rossoneri di bawah Inter Milan yang telah ditegaskan jadi juara musim dingin.

Link : https://www.planetbeer.net/forums/users/sobatjpslot/

AC Milan saat ini cuman kumpulkan tujuh point dalam enam laga paling akhir mereka di Serie A dan saat ini tertaut empat point dari status paling atas, tapi Stefano Pioli geram saat beberapa ahli menjelaskan teamnya kelihatan capek.

“Saya berpikir kami menunjukkan malam hari ini jika kami tidak capek. Bandar Togel Online Resmi Kami dapat bermain dengan kualitas lebih bagus, sudah pasti, namun pada hal invasi, fisik, dan determinasi, saya menyaksikan ini sebagai salah satunya performa terbaik kami musim ini,” kata si pelatih ke DAZN.

AC Milan sebetulnya sempat menyamai score di periode injury time set ke-2 , tetapi gol Franck Kessie sayang harus dibatalkan karena Olivier Giroud dipandang aktif dalam status offside, walau penyerang Prancis itu pada realitanya tengah terkapar di lapangan.

Link: https://159.223.87.221/judi-online/togel-online/

Ia menambah, ” saya mengetahui mereka akan menjelaskan jika ketentuan sudah diaplikasikan, tapi bagaimanakah mungkin seorang pemain yang terbujur di atas tanah bisa mengusik musuh? Mustahil ia merintangi Juan Jesus, kaki Giroud melebar, ia coba segala hal untuk menyingkir.”