Lima Alasan Mengapa Manchester United Masih Bisa Kalahkan Manchester City

Lima Alasan Mengapa Manchester United Masih Bisa Kalahkan Manchester CityDi atas kertas, sudah pasti, Manchester City lebih difavoritkan daripada Manchester United menjelang derby Manchester di pertandingan kelanjutan Premier League di Old Trafford pada Sabtu (6/11) malam WIB.

Sudah pasti itu bukan tanpa argumen. Manchester City sudah memimpin Liga Inggris sepanjang tahun-tahun ini bersama Pep Guardiola, jadi juara liga di tiga dari 4 musim paling akhir, dan mereka sekarang ini ada dalam perform yang lebih bagus daripada pesaing sekota mereka.

Tetapi tidak berarti jika Nusabet Manchester United tanpa kesempatan untuk meraih kemenangan di sini. Masih tetap ada lima argumen kenapa pasukan Ole Gunnar Solskjaer dapat menaklukkan si juara bertahan menjelang tatap muka mereka di The Theatre of Dreams.

5 – Mangkirnya Dua Pilar Pertahanan Manchester City

Tuan-rumah akan tanpa Raphael Varane di sini, tetapi team tamu pun tidak dapat turunkan kemampuan terbaik mereka di baris pertahanan, saat bek tengah Aymeric Laporte harus mangkir karena kartu merahnya sepanjang kekalahan menantang Crystal Palace akhir minggu kemarin.

Link : https://depositnusabet.com/review-legacy-of-dead-slot-online/

Bek kanan Kyle Walker alami cidera dalam laga menantang Klub Brugge dan kemungkinan tidak tampil di sini. Manchester City rawan pada serbuan balik musim ini dan mangkirnya bek Inggris itu dapat digunakan oleh kecepatan Marcus Rashford disebelah kiri gempuran Manchester United.

4 – Tidak konsisten Gempuran Manchester City

Sumber kekuatiran lain untuk Bandar Slot Online Pep Guardiola ialah perform beberapa pemain depan yang berfluktuasi. Raheem Sterling cetak gol sepanjang tengah minggu, tetapi ia bisa dibuktikan selalu kesusahan saat bertemu dengan Aaron Wan-Bissaka. Jack Grealish belum juga capai perform yang wah.

Gabriel Jesus kadang tampil cemerlang, tapi keproduktifannya belum dekati apa yang diharap darinya. Kevin De Bruyne belum capai perform terbaik musim ini dan membuat sering diambil keluar atau ditinggal di kursi cadangan.

3 – Daya Ofensif Manchester United

Lepas dari permasalahan protektif mereka, Judi Slot Online Ole Gunnar Solskjaer dapat membesarkan hati pilihan ofensif yang mengagumkan di skuadnya. Marcus Rashford kelihatan tajam semenjak kembali, Mason Greenwood mempunyai keyakinan diri besar di umur muda, dan Jadon Sancho akan tertarik menunjukkan diri di depan team yang dahulu membuangnya.

Tidak boleh lupakan dua striker tua United, saat Cristiano Ronaldo sudah cetak 9 gol di dalam 12 performanya di semua persaingan, sementara Edinson Cavani benar-benar mengagumkan dalam peluang terbatas yang diberi padanya.

2 – Rekor Head to Head

Ole Gunnar Solskjaer sudah memenangi semakin banyak laga menantang Nusabet Pep Guardiola dibanding kalahnya, serta sekarang ini Manchester United tak pernah kalah dalam empat tatap muka liga paling akhir mereka menantang Manchester City, menang 3x.

Manchester United sukses cetak 6 gol dalam kurun waktu itu sementara Manchester City cuman cetak 1 gol. Mereka sudah melakukan dengan memberikan keyakinan di periode lalu dan Ole Gunnar Solskjaer akan optimis jika teamnya dapat melakukan satu kali lagi di sini.

1 – Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes

Kreasi Bruno Fernandes ada di tingkat yang lain musim ini. Dengan kehadiran Cristiano Ronaldo, gol pemain tengah Portugal itu menyusut, tetapi ia salurkan dayanya untuk atur permainan teamnya.

Semenjak tergabung dengan Manchester United, Fernandes sudah turut serta dalam semakin banyak gol dibanding pemain Premier League yang lain di semua persaingan. Sementara pada diri Cristiano Ronaldo, Manchester United mempunyai salah satunya pembuat gol paling besar dalam riwayat sepak bola. Kerja sama duet Portugal sudah bisa dibuktikan tentukan dalam beberapa peluang musim ini.